Sabtu, 30 Januari 2016

Web Browser, Pengertian Manfaat dan Contohnya

Pengertian Web Browser

Pengertian web browser atau internet browser adalah sebuah aplikasi perangkat lunak untuk melintasi, mengambil, dan menyajikan sumber informasi di World Wide Web (WWW). Sumber informasi diidentifikasi dengan Uniform Resource Identifier (URL) termasuk sebuah halaman web, gamber, video atau bagian lain dari konten web.

Pengertian Web Browser dari segi Fungsi:

Tujuan utama web browser adalah untuk membawa sumber informasi kepada pengguna. Proses ini dimulai ketika pengguna memasukan sebuah Uniform Resource Identifier (URL), Misalnya http://catatantempel.blogspot.com ke dalam browser.
Sumber yang telah diambil web browser akan ditampilkan. HTML ditampilkan ke mesin tata letak browser, dan akan diubah dari markup ke dokumen interaktif. Selain dari HTML, web browser umumnya bisa menampilkan setiap jenis konten yang menjadi bagian dari suatu halaman web.
Kebanyakan browser dapat menampilakn gambar, audio, video, dan file XML, dan sering mempunyai plug-in untuk mendukung aplikasi flash dan applet java. Jika menemui tipe file yang ditetapkan untuk didownload, maka browser akan meminta pengguna untuk menyimpan file ke disk.
Berikut adalah fungsi fungsi pada web browser :
a.Caching
Bertujuan untuk mereduksi penggunaan bandwidth, mengurangi kesibukan web server, mencegah terjadinya lag. Dengan cara menyimpan data dan instruksi yang sering digunakan/diakses.
b.Authentication
Authentication adalah suatu proses untuk melakukan validasi terhadap identitas user, yang ditujukan untuk menentukan apakah seorang user diperkenankan untuk mengakses jaringan. Contoh authentication yang paling sering ditemui adalah saat kita diharuskan untuk memasukkan username dan password.
c.State Maintenance
Sebuah mekanisme untuk memastikan bahwa web browser tetap stabil baik untuk merequest ataupun untuk merespon.
d.Requ/esting supporting data item
Mekanisme yang dilakukan untuk meminta item yang mendukung data yang diminta oleh user. Contoh: flash player plugin.
e.Taking action in responses to other header & status code
Setiap kali mengunjungi suatu halaman web, komputer akan meminta data dari server melalui HTTP. Bahkan sebelum halaman yang diminta akan ditampilkan dalam browser, web server akan mengirimkan header HTTP yang memiliki kode status. Kode status inilah yang menyediakan informasi tentang status permintaan.
f.Rendering complex object
Proses menangkap segala sesuatu yang ada di dalam halaman web serta efek-efek yang terdapat didalamnya. Sehingga halaman yang ditampilkan sesempurna mungkin.
g.Dealing with error condition
Handling atau penanganan error yang terjadi.

Rincian Web Browser:

Memahami pengertian web browser harus juga memahami tentang rinciannya. Kita semua tahu apa itu web browser seperti yang terlihat, tapi ada baiknya untuk mengetahui rincian lengkap dari berbagai bagian browser web.
Bagian-bagian dari browser termasuk:
 
1.Status Bar. Ini adalah kotak di bagian bawah jendela browser Anda. Status bar menampilkan segala macam informasi, tergantung pada apa yang Anda lakukan saat itu. Sebagian besar untuk menunjukan kecepatan beban URL dari alamat yang sedang ditunjuk oleh mouse.
 
2.Address Bar. Ini adalah kotak di bagian atas jendela browser Anda yang menampilkan seluruh URL atau alamat situs web.
 
3.Title Bar. Bar judul ada di bagian paling atas jendela browser Anda. Anda akan melihat judul halaman web di sana, misalnya Anda akan melihat "Catat dan Tempel" ketika Anda membuka situs http://facebook.com
 
4.Toolbar Ikon. Toolbar dan ikon perusahaan browser yang ada di bagian atas kanan jendela browser Anda, di bawah Tittle Bar. Di sinilah Anda akan melihat tombol Back, tombol Home, tombol Refresh, dll.
 
5.Display Window. Jendela Display hanyalah istilah mewah untuk ruang kerja browser Anda. Ini berupa frame di mana Anda melihat halaman website.
 
6.Scroll Bar. Jika anda membuka situs web dan Anda harus "scroll ke bawah" untuk membaca sesuatu, maka anda menggunakan scroll bar.


Cara Kerja Web Browser:

Di sini akan sedikit diuraikan bagaimana suatu halaman website bisa ditampilkan di layar monitor.

Misalkan saya ingin membuka sebuah situs, kemudian saya mengetikkan alamat url dari blog yang dituju pada browser. Kemudian alamat tersebut akan dilewatkan oleh suatu protocol HTTP melewati port 80 atau 443 pada server. Web browser akan mengirimkan suatu aturan yang biasa disebut protocol, protocol yang biasa digunakan adalah TCP/IP. Setelah dikirimkan ke web server, maka web server akan merespon request dari web browser tersebut. Web server akan memeriksa web file, apakah ada atau tidak alamat yang di request oleh browser tadi dan mengirimkan kembali, lalu browser akan menerjemahkan coding HTML yang dikirimkan oleh server menjadi suatu halaman web. Namun jika halaman tersebut tidak ada di dalam web server maka respon yang dikirimkan berupa pesan dengan kode 404 yang berarti tidak ditemukan.

Manfaat dan Kegunaan Web Browser :

1. Untuk membuat aplikasi Web, dalam hal ini kita menggunakan HTML. Di sini kita membutuhkan suatu editor yang berguna untuk mengetik, mengedit atau menyimpan dokumen-dokumen HTML Editor untuk mendesain suatu Web dibagi 2 yaitu WYSIWYG (Graphic) Editor, antara lain Notepad dan Ultra Edit, dan Editor WYSIWYG, antara lain Netscape dan Front Page.

2. Sebuah web browser adalah aplikasi perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk menampilkan dan berinteraksi dengan teks, gambar, video, musik dan informasi lainnyabiasanya terletak pada halaman Web padasebuah situs web di World Wide Web atau jaringan area lokal. Teks dan gambar pada halaman Web dapat berisi hyperlink ke halaman Web lain pada website yang sama atau berbeda. Web browser memungkinkanpengguna untuk dengan cepat dan mudah mengakses informasi yang disediakan padabanyak halaman Web di banyak situs dengan melintasi link tersebut. Format web browserHTML untuk menampilkan informasi, sehingga penampilan halaman Web mungkin berbedaantara browser.

3. Untuk menampilkan halaman-halaman web yang terdapat di internet, selain itu kita dapat menyimpan website tersebut dan dapat kita panggil lagi kemudian (Bookmark), website juga dapat disimpan (save) hingga informasi-informasi di dalamnya dapat kita ambil.

4. Menanamkan konten eksternal: Dalam Catatan ada cara untuk melakukannya, di web mudah dengan iFrame, seperti misalnya halaman pelacakan paket dari DHL untuk urutan saat ini.

5. Mesin pencari: Dalam Catatan pada dasarnya Anda terjebak dengan built-in mesin, di web yang dapat Anda lakukan mesin sendiri, sebagai hasil pencarian dapat diarahkan ke file teks, dan disajikan melalui agen LS sebagai halaman web.

6. Aksesibilitas: Bila Anda bepergian, Anda perlu memiliki komputer Anda dengan Catatan Anda selalu dengan Anda. Di web, Anda dapat pergi ke warnet, atau menggunakan ponsel Anda dan hanya log in


Jenis-jenis Web Browser:
berikut ini contoh dari Web Browser yang sering digunakan :
  • Mozilla FireFox
Mungkin banyak pengguna internet yang sudah mengenal Web Browser satu ini. Mozilla Firefox (aslinya bernama Phoenix dan kemudian untuk sesaat dikenal sebagai Mozilla Firebird) adalah penjelajah web antar-platform gratis yang dikembangkan oleh Yayasan Mozilla dan ratusan sukarelawan. Situs : http://www.mozilla.com/firefox/ Web Browser berlogo kucing api ini menjadi pilihan untuk banyak pengguna internet diseluruh dunia.
  • Google Chrome
Web Browser buatan Google ini mulai banyak digunakan oleh pencinta internet, Google dengan menggunakan mesin rendering WebKit. Proyek sumber terbukanya sendiri dinamakan Chromium. Situs :http://www.google.com/chrome Google Chhrome membutuhkan memory yang lebih sedikit dibandingkan dengan Mozila Firefox dan ukuran aplikasinya lebih kecil.
  • Internet Explorer
IE yang sering disingkat adalah Web Browser bawaan dari Windows, ketika kita menginstall Windows kita langsung mendapatkan Internet Explorer langsung pada komputer kita , disingkat IE atau MSIE, adalah sebuah browser web proprieter yang gratis dari Microsoft. Situs :http://www.microsoft.com/windows/products/winfamily/ie/default.mspx
  • Opera
Opera mungkin banyak juga yang sudah mengenal bagi para pencinta internet, Opera web browser yang memiliki 2 versi yaitu mobile dan dekstop.Opera adalah penjelajah web dan paket perangkat lunak Internet antar-platform. Opera terdiri dari kumpulan perangkat lunak untuk Internet seperti penjelajah web, serta perangkat lunak untuk membaca dan mengirim surat elektronik. Situs :http://www.opera.com/download/ 
  •   Safari
Safari adalah sebuah penjelajah web buatan Apple Inc. yang awalnya ditujukan khusus bagi sistem operasi Mac OS. Safari dibundel bersama Mac OS X dan merupakan penjelajah web default di sistem operasi tersebut sejak Mac OS X v10.3. tetapi sekarang safari memiliki versi Windowsnya. Situs : http://www.apple.com/safari/download/
  • Maxton
Maxthon adalah browser yang menggunakan engine milik IE, Trident, dan 100% kompatibel dengan IE, ditambah dengan berbagai fitur yang tidak dimiliki oleh IE. Situs : http://www.maxthon.com/ 
  • Flock
Flock adalah sebuah penjelajah web yang berspesialisasi pada penyediaan fitur jaringan sosial dan fitur Web 2.0 lain pada tampilan antarmukanya. Browser ini dibuat menggunakan codebase Mozilla’s Firefox Pada tanggal 16 Juni 2008, Flock 2 yang menggunakan Mozilla Firefox 3 sebagai basisnya, diluncurkan dengan status open beta. Situs : http://flock.com/
 
  • Avant Browser
Avant Browser adalah browser yang cepat, stabil, user-friendly, dan merupakan multiwindow browser. Memang engine yang dipakai adalah engine IE. Akan tetapi Avant Browser memiliki kelebihan dibandingkan IE. Situs : http://www.avantbrowser.com/download.html
  • Deepnet Explorer
Deepnet Explorer adalah sebuah penjelajah web. Deepnet Explorer sudah mendukung fitur tab browsing untuk halaman multiple. Situs :http://www.deepnetexplorer.com/

Pengertian Email dan Istilah-istilah serta Manfaat dalam Sebuah Email

Pengertian Email dan Istilah-istilah serta Manfaat dalam Sebuah Email

Pengertian Email dan Istilah-istilah serta Manfaat dalam Sebuah Email– Pada kesempatan ini,  
Saya akan berbagai penjelasan pengertian email. Email (electronic mail) adalah surat dalam bentuk elektronik. Email merupakan salah satu fasilitas atau aplikasi internet yang paling banyak digunakan dalam hal surat-menyurat. Hal ini dikarenakan email merupakan alat komunikasi yang murah, cepat, dan efisien.
Menggunakan email memungkinkan kita untuk mengirimkan pesan dalam bentuk surat ke seluruh dunia dalam waktu yang sangat cepat dan biaya yang murah. Email yang dikirimkan akan sampai ke alamat yang dituju sesaat email tersebut dikirimkan. Biaya yang dikluarkan pun hanyalah biaya untuk mengakses internet pada saat kita mengirimkan/membuka untuk menerima email tersebut. Komunikasi menggunakan email dilakukan dengan cara mengaktifkan pesan yang akan kita kirim pada software yang dikhususkan untuk keperluan ini, misalnya Microsoft Outlook.

Contoh dan Spesifikasi dari Sebuah Email – Pengertian Email

Contoh alamat email adalah penemuanterbaru1@gmail.com , Keterangan :
  • penemuanterbaru1 : nama kotak surat (mailbox) atau nama pengguna (username) yang ingin dituju dalam mailserver
  • gmail.com: nama mailserver tempat pengguna yang dituju, rinciannya:
  • gmail: subdomain (milik pemegang nama domain), biasanya merujuk ke suatu komputer dalam lingkungan pemilik domain
  • com: menunjukkan bahwa domain ini termasuk kategori bisnis/komersial (commercial)
Sebuah alamat email terdiri atas dua bagian seperti contoh di atas, yaitu di sebelah kiri tanda @ disebut user id (paksiman), yang menunjukkan identitas pemilik email tersebut. User id ini dapat berupa nama pemilik, singkatan nama, nickname, nomor, atau apapun juga. Sedangkan teks setelah lambang @ (gmail.com) disebut domain name/hostname, yang menunjukkan identitas domain tempat email (mail server) tersebut disimpan.

Mulai tahun 1980-an surat elektronik sudah bisa dinikmati oleh khalayak umum. Sekarang ini banyak perusahaan pos di berbagai negara menurun penghasilannya disebabkan masyarakat sudah tidak memakai jasa pos lagi.

Istilah-istilah dalam Email
Istilah-istilah yang sering digunakan dalam menggunakan email adalah:
  • Sign Up : Mendaftarkan diri (menjadi member)
  • Sign In : Pemilik email dapat masuk ke emailnya sendiri apabila sudah terdaftar (menjadi member)
  • Compose : Menulis surat baru
  • Inbox : Surat yang masuk ke pemilik email
  • To : Surat akan dikirim ke alamat email yang dituju
  • CC : Surat dikirim secara berantai ke alamat lain
  • BCC : Surat dikirim ke alamat yang dituju tanpa memberi tahu pemilik alamat yang tercantum di alamat CC
  • Draft : Surat yang ditulis tapi belum dikirim
  • Sent : Surat yang terkirim
  • Spam : Surat yang berisi kata-kata yang tidak baik/menganggu
  • Reply : Membalas surat yang diterima
  • Trash : Melihat email yang telah dihapus
  • Bulk : Melihat email yang dicurigai sebagai spam
  • Forward : Meneruskan surat yang diterima untuk disampaikan kepada orang lain
  • Attachment : Fasilitas pada sebuah program email baik program komputer maupun webmail yang dapat digunakan untuk mengirimkan file, atau gambar, yang di ikutsertakan pada email yang akan di kirim.

Manfaat dan Kegunaan dari Sebuah Email

1. Media komunikasi
Email atau surat elektronik adalah media komunikasi yang biasa dilakukan secara persoal atau umum (komunitas).

2. Media pengiriman
Dengan email anda bisa melakukan pengiriman data ke seluruh dunia dan tentunya pengirim dan yang dikirimi data sama-sama menggunakan alamat email, bukan alamat rumah. Tidak hanya itu, dengan menggunakan email anda bisa mengirimkan data ke banyak orang hanya dalam hitung menit bahkan detik.

3. Efektif, efisien, dan murah
Melakukan pengiriman data melalui email sangat efektif, efisien, dan murah. Maksudnya, anda tidak perlu keluar rumah dan pergi ke kantor pos hanya untuk mengirim foto atau lamaran pekerjaan. Cukup melalui koneksi internet dan alamat email anda, pengiriman akan cepat sampai ke alamat tujuan dan tidak perlu biaya mahal.

4. Media promosi
Jika anda bisa memiliki usaha di internet atau bisnis online, anda bisa mengirimkan promosi produk ke para pelanggan anda dengan memanfaatkan daftar email pelanggan yang ada.

5. Media informasi
Melalui email, anda bisa mendapatkan informasi-informasi terbaru dari seluruh dunia yang anda inginkan dengan cara menjadi pelanggan informasi dari media yang anda tentukan.

6. Membuat blog atau website
Dengan email anda bisa membuat blog dan website.

7. Sosial media
Dengan email, anda bisa menjalin hubungan dengan teman atau orang lain. Baik menggunakan email itu sendiri atau melalui jejaring sosial seperti facebook, twitter, atau google.
 

Selasa, 04 Agustus 2015

KONFIGURASI IP ADDRESS DAN MENGHITUNG IP ADDRES

:
1.    Klik Start Menu atau Icon Windows Dan klik Control Panel. Terlihat pada gambar  :


2.    Setelah itu lihat menu Network and Internet lalu klik View network status and task. Terlihat pada gambar  :


3.    Setelah itu klik Change adapter setting. Terlihat pada gambar  :



4.    Setelah itu klik kanan pada Local Area Network lalu pilih properties. Pastikan Network Adapter tidak di disable. Terlihat pada gambar  :



5.    Kemudian klik dua kali pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4). Nah setelah itu pilih Use the following IP Addres dan masukkan IP Address yang anda inginkan sesuai ketentuan jaringan anda seperti, Gatewaynya atau DNSnya. Setelah itu tekan OK.



Konsep Subnetting
 
Subnetting adalah termasuk materi yang banyak keluar di ujian CCNA dengan berbagai variasi soal. Juga menjadi momok bagi student atau instruktur yang sedang menyelesaikan kurikulum CCNA 1 program CNAP (Cisco Networking Academy Program). Untuk menjelaskan tentang subnetting, saya biasanya menggunakan beberapa ilustrasi dan analogi yang sudah kita kenal di sekitar kita. Artikel ini sengaja saya tulis untuk rekan-rekan yang sedang belajar jaringan, yang mempersiapkan diri mengikuti ujian CCNA, dan yang sedang mengikuti pelatihan CCNA 1.
Sebenarnya subnetting itu apa dan kenapa harus dilakukan? Pertanyaan ini bisa dijawab dengan analogi sebuah jalan. Jalan bernama Gatot Subroto terdiri dari beberapa rumah bernomor 01-08, dengan rumah nomor 08 adalah rumah Ketua RT yang memiliki tugas mengumumkan informasi apapun kepada seluruh rumah di wilayah Jl. Gatot Subroto.
Ketika rumah di wilayah itu makin banyak, tentu kemungkinan menimbulkan keruwetan dan kemacetan. Karena itulah kemudian diadakan pengaturan lagi, dibuat gang-gang, rumah yang masuk ke gang diberi nomor rumah baru, masing-masing gang ada Ketua RTnya sendiri-sendiri. Sehingga ini akan memecahkan kemacetan, efiesiensi dan optimalisasi transportasi, serta setiap gang memiliki previledge sendiri-sendiri dalam mengelola wilayahnya. Jadilah gambar wilayah baru seperti di bawah:
Konsep seperti inilah sebenarnya konsep subnetting itu. Disatu sisi ingin mempermudah pengelolaan, misalnya suatu kantor ingin membagi kerja menjadi 3 divisi dengan masing-masing divisi memiliki 15 komputer (host). Disisi lain juga untuk optimalisasi dan efisiensi kerja jaringan, karena jalur lalu lintas tidak terpusat di satu network besar, tapi terbagi ke beberapa ruas-ruas gang. Yang pertama analogi Jl Gatot Subroto dengan rumah disekitarnya dapat diterapkan untuk jaringan adalah seperti NETWORK ADDRESS (nama jalan) dan HOST ADDRESS (nomer rumah). Sedangkan Ketua RT diperankan oleh BROADCAST ADDRESS (192.168.1.255), yang bertugas mengirimkan message ke semua host yang ada di network tersebut.
Masih mengikuti analogi jalan diatas, kita terapkan ke subnetting jaringan adalah seperti gambar di bawah. Gang adalah SUBNET, masing-masing subnet memiliki HOST ADDRESS dan BROADCAST ADDRESS.
Terus apa itu SUBNET MASK? Subnetmask digunakan untuk membaca bagaimana kita membagi jalan dan gang, atau membagi network dan hostnya. Address mana saja yang berfungsi sebagai SUBNET, mana yang HOST dan mana yang BROADCAST. Semua itu bisa kita ketahui dari SUBNET MASKnya. Jl Gatot Subroto tanpa gang yang saya tampilkan di awal bisa dipahami sebagai menggunakan SUBNET MASK DEFAULT, atau dengan kata lain bisa disebut juga bahwa Network tersebut tidak memiliki subnet (Jalan tanpa Gang). SUBNET MASK DEFAULT ini untuk masing-masing Class IP Address adalah sbb:

CLASS    OKTET PERTAMA    SUBNET MAS DEFAULT    PRIVATE ADDRESS
A    1-127    255.0.0.0    10.0.0.0-10.255.255.255
B    128-191    255.255.0.0    172.16.0.0-172.31.255.255
C    192-223    255.255.255.0    192.168.0.0-192.168.255.255

Perhitungan Subnetting

Setelah memahami konsep Subnetting dengan baik. Kali ini saatnya anda mempelajari teknik penghitungan subnetting. Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.
Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:
Subnet Mask    Nilai CIDR
255.128.0.0    /9
255.192.0.0    /10
255.224.0.0    /11
255.240.0.0    /12
255.248.0.0    /13
255.252.0.0    /14
255.254.0.0    /15
255.255.0.0    /16
255.255.128.0    /17
255.255.192.0    /18
255.255.224.0    /19
    Subnet Mask    Nilai CIDR
255.255.240.0    /20
255.255.248.0    /21
255.255.252.0    /22
255.255.254.0    /23
255.255.255.0    /24
255.255.255.128    /25
255.255.255.192    /26
255.255.255.224    /27
255.255.255.240    /28
255.255.255.248    /29
255.255.255.252    /30

 SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C

Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?
Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Penghitungan: Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:
1.    Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
2.    Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host
3.    Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
4.    Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.
Subnet    192.168.1.0    192.168.1.64    192.168.1.128    192.168.1.192
Host Pertama    192.168.1.1    192.168.1.65    192.168.1.129    192.168.1.193
Host Terakhir    192.168.1.62    192.168.1.126    192.168.1.190    192.168.1.254
Broadcast    192.168.1.63    192.168.1.127    192.168.1.191    192.168.1.255
Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class C adalah seperti di bawah. Silakan anda coba menghitung seperti cara diatas untuk subnetmask lainnya.
Subnet Mask    Nilai CIDR
255.255.255.128    /25
255.255.255.192    /26
255.255.255.224    /27
255.255.255.240    /28
255.255.255.248    /29
255.255.255.252    /30
 SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS B
Berikutnya kita akan mencoba melakukan subnetting untuk IP address class B. Pertama, subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class B adalah seperti dibawah. Sengaja saya pisahkan jadi dua, blok sebelah kiri dan kanan karena masing-masing berbeda teknik terutama untuk oktet yang “dimainkan” berdasarkan blok subnetnya. CIDR /17 sampai /24 caranya sama persis dengan subnetting Class C, hanya blok subnetnya kita masukkan langsung ke oktet ketiga, bukan seperti Class C yang “dimainkan” di oktet keempat. Sedangkan CIDR /25 sampai /30 (kelipatan) blok subnet kita “mainkan” di oktet keempat, tapi setelah selesai oktet ketiga berjalan maju (coeunter) dari 0, 1, 2, 3, dst.
Subnet Mask    Nilai CIDR
255.255.128.0    /17
255.255.192.0    /18
255.255.224.0    /19
255.255.240.0    /20
255.255.248.0    /21
255.255.252.0    /22
255.255.254.0    /23
255.255.255.0    /24
    Subnet Mask    Nilai CIDR
255.255.255.128    /25
255.255.255.192    /26
255.255.255.224    /27
255.255.255.240    /28
255.255.255.248    /29
255.255.255.252    /30

Ok, kita coba dua soal untuk kedua teknik subnetting untuk Class B. Kita mulai dari yang menggunakan subnetmask dengan CIDR /17 sampai /24. Contoh network address 172.16.0.0/18.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0).
Penghitungan:
1.    Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada 2 oktet terakhir. Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
2.    Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada 2 oktet terakhir. Jadi jumlah host per subnet adalah 214 – 2 = 16.382 host
3.    Blok Subnet = 256 – 192 = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
4.    Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet    172.16.0.0    172.16.64.0    172.16.128.0    172.16.192.0
Host Pertama    172.16.0.1    172.16.64.1    172.16.128.1    172.16.192.1
Host Terakhir    172.16.63.254    172.16.127.254    172.16.191.254    172.16.255.254
Broadcast    172.16.63.255    172.16.127.255    172.16.191.255    172.16..255.255
Berikutnya kita coba satu lagi untuk Class B khususnya untuk yang menggunakan subnetmask CIDR /25 sampai /30. Contoh network address 172.16.0.0/25.
Analisa: 172.16.0.0 berarti kelas B, dengan Subnet Mask /25 berarti 11111111.11111111.11111111.10000000 (255.255.255.128).
Penghitungan:
1.    Jumlah Subnet = 29 = 512 subnet
2.    Jumlah Host per Subnet = 27 – 2 = 126 host
3.    Blok Subnet = 256 – 128 = 128. Jadi lengkapnya adalah (0, 128)
4.    Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet    172.16.0.0    172.16.0.128    172.16.1.0    …    172.16.255.128
Host Pertama    172.16.0.1    172.16.0.129    172.16.1.1    …    172.16.255.129
Host Terakhir    172.16.0.126    172.16.0.254    172.16.1.126    …    172.16.255.254
Broadcast    172.16.0.127    172.16.0.255    172.16.1.127    …    172.16.255.255
Masih bingung juga? Ok sebelum masuk ke Class A, coba ulangi lagi dari Class C, dan baca pelan-pelan
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS A
Kalau sudah mantab dan paham, kita lanjut ke Class A. Konsepnya semua sama saja. Perbedaannya adalah di OKTET mana kita mainkan blok subnet. Kalau Class C di oktet ke 4 (terakhir), kelas B di Oktet 3 dan 4 (2 oktet terakhir), kalau Class A di oktet 2, 3 dan 4 (3 oktet terakhir). Kemudian subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class A adalah semua subnet mask dari CIDR /8 sampai /30.
Kita coba latihan untuk network address 10.0.0.0/16.
Analisa: 10.0.0.0 berarti kelas A, dengan Subnet Mask /16 berarti 11111111.11111111.00000000.00000000 (255.255.0.0).
Penghitungan:
1.    Jumlah Subnet = 28 = 256 subnet
2.    Jumlah Host per Subnet = 216 – 2 = 65534 host
3.    Blok Subnet = 256 – 255 = 1. Jadi subnet lengkapnya: 0,1,2,3,4, etc.
4.    Alamat host dan broadcast yang valid?
Subnet    1.    0.0.0
2.    1.0.0        …    1.    254.0.0
2.    255.0.0   
Host Pertama    1.    0.0.1
2.    1.0.1        …    1.    254.0.1
2.    255.0.1   
Host Terakhir    1.    0.255.254
2.    1.255.254        …    1.    254.255.254
2.    255.255.254   
Broadcast    1.    0.255.255
2.    1.255.255        …    1.    254.255.255
2.    255.255.255   
Mudah-mudahan sudah setelah anda membaca paragraf terakhir ini, anda sudah memahami penghitungan subnetting dengan baik. Kalaupun belum paham juga, anda ulangi terus artikel ini pelan-pelan dari atas. Untuk teknik hapalan subnetting yang lebih cepat, tunggu di artikel berikutnya
Catatan: Semua penghitungan subnet diatas berasumsikan bahwa IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) dihitung secara default. Buku versi terbaru Todd Lamle dan juga CCNA setelah 2005 sudah mengakomodasi masalah IP Subnet-Zeroes (dan IP Subnet-Ones) ini. CCNA pre-2005 tidak memasukkannya secara default (meskipun di kenyataan kita bisa mengaktifkannya dengan command ip subnet-zeroes), sehingga mungkin dalam beberapa buku tentang CCNA serta soal-soal test CNAP, anda masih menemukan rumus penghitungan Jumlah Subnet = 2x – 2



Senin, 03 Agustus 2015

PENGENALAN PERANGKAT JARINGAN KOMPUTER

Pergertian Jaringan
Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer yang saling berhubungan satu sama lain.
Dalam perangkat – perangkat jaringan komputer kita mengenal 2 bagian, yaitu End User Devices yang adalah perangkat yang langsung bersentuhan dengan pengguna, dan Network device yaitu perangkat yang mendukung jaringan itu sendiri. Fungsi utama dari network device adalah untuk mendukung berfungsinya suatu jaringan. Sekarang ini kita akan membahas tentang Network Device.


1. Repeater


Repeater adalah suatu perangkat jaringan yang mampu mengubah sinyal yang lemah menjadi sinyal yang kuat untuk meningkatkan jangkauan jaringan. Semakin jauh jarak pemancar ( source )data dengan penerima ( receiver ), maka kekuatan sinya melemah. Maka disini kita dapat menggunakan repeater sebagai penguat sinyal. Repeater bekerja dilapisan physical pada layer OSI. Repeater biasanya digunakan pada topologi ajringan bus.

Kekurangannya adalah dapat menyebabkan wilayah tabrakan data, sehingga mengurangi performance jaringan.

2. Hub
 Hub juga sama halnya dengan repeater berfungsi sebagai penguat sinyal agar sampai ke tujuan pemancar dimana saat jarak antara oemancar dan penerima berjauhan.. Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan setiap kabel-kabel network ke dalam satu workstation server atau perangkat lain. Hub memiliki banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut nomor port dari card yang dituju. Hub sering juga disebut dengan multi-port repeater, hub sering digunakan pada topologi star. Kekurangannya memperluas wilayah tabrakan sehingga menegurangi performance jaringan.

Hub mendukung half-dupleks mode dimana hanya memiliki satu domain collusion untuk semua port, artinya hanya dapat dikirim atau diterima secara bergantian.

3. Switch

Switch adalah network device yang bekerja dilapisan 2 yaitu data link. Switch memiliki jumlah port yang banyak, disebut juga multi bridge. Kelebihannya switch akan mengurangi ukuran daerah tabrakan data. Sama seperti sebuah bridge, switch dapat mengaturakhir data akan dikirimkan.

4. Router

 Router adalah perangkat jaringan yang mampu melewatkan satu pakey data dari satu network ke network yang lain. Router menggunakan IP address sebagai dasar keputusannya untuk melewat kan sebuah paket data.

Router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasarkan atas alamat tujuan dan alamat asal.

5. Bridege

Disaat muncul kemacetan data pada transmisi maka digunakanlah bridge sebagai alat bantu untuk membuat saluran baru agar data dapat dibagi . berbeda dengan HUB dan repeater , bridge dapat menentukan tujuan akhir dari pengiriman data karena mampu bekerja pada lapisan OSI data link.
Bridge merupakan perangkat jaringan yang lebih cerdas dari pada repeater dan hub. Kekurangan dari bridge adalah tidak bisa memblokir paket broadcast layer 2. Bridge membagi satu buah jaringan kedalam dua buah jaringan. Bridge juga dapat digunakan untuk mengkoneksi diantara network yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.

6. Kabel LAN

Kabel LAN dipakai untuk menghubungkan perangkat jaringan yang jarak jangkauannya tidak terlalu jauh.

7. Kabel WAN

Kabel WAN dipakai untuk menghubungkan perangkat jaringan dari suatu tempat ke tempat lain.

8. Modem
Modem merupakan singkatan dari Modulator. Modem digunakan sebagai alat untuk mengubah data dari bentuk sinyal analog atau sebaliknya dari analog ke digital. Modem dihubungkan ke komputer dengan menggunakan sebuah interface. Interface modem terdiri dari beberapa bagian yaitu :
- Plugs
- Soket
- Pin
- Dan, kabel.
- See more at: http://rizkytugaskkpi.blogspot.com/2015/08/pengenalan-perangkat-jaringan-komputer.html#sthash.LY6y6fT2.dpuf
Pergertian Jaringan
Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer yang saling berhubungan satu sama lain.
Dalam perangkat – perangkat jaringan komputer kita mengenal 2 bagian, yaitu End User Devices yang adalah perangkat yang langsung bersentuhan dengan pengguna, dan Network device yaitu perangkat yang mendukung jaringan itu sendiri. Fungsi utama dari network device adalah untuk mendukung berfungsinya suatu jaringan. Sekarang ini kita akan membahas tentang Network Device.


1. Repeater


Repeater adalah suatu perangkat jaringan yang mampu mengubah sinyal yang lemah menjadi sinyal yang kuat untuk meningkatkan jangkauan jaringan. Semakin jauh jarak pemancar ( source )data dengan penerima ( receiver ), maka kekuatan sinya melemah. Maka disini kita dapat menggunakan repeater sebagai penguat sinyal. Repeater bekerja dilapisan physical pada layer OSI. Repeater biasanya digunakan pada topologi ajringan bus.

Kekurangannya adalah dapat menyebabkan wilayah tabrakan data, sehingga mengurangi performance jaringan.

2. Hub


Hub juga sama halnya dengan repeater berfungsi sebagai penguat sinyal agar sampai ke tujuan pemancar dimana saat jarak antara oemancar dan penerima berjauhan.. Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan setiap kabel-kabel network ke dalam satu workstation server atau perangkat lain. Hub memiliki banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut nomor port dari card yang dituju. Hub sering juga disebut dengan multi-port repeater, hub sering digunakan pada topologi star. Kekurangannya memperluas wilayah tabrakan sehingga menegurangi performance jaringan.

Hub mendukung half-dupleks mode dimana hanya memiliki satu domain collusion untuk semua port, artinya hanya dapat dikirim atau diterima secara bergantian.

3. Switch

Switch adalah network device yang bekerja dilapisan 2 yaitu data link. Switch memiliki jumlah port yang banyak, disebut juga multi bridge. Kelebihannya switch akan mengurangi ukuran daerah tabrakan data. Sama seperti sebuah bridge, switch dapat mengaturakhir data akan dikirimkan.

4. Router

 
 Router adalah perangkat jaringan yang mampu melewatkan satu pakey data dari satu network ke network yang lain. Router menggunakan IP address sebagai dasar keputusannya untuk melewat kan sebuah paket data.

Router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasarkan atas alamat tujuan dan alamat asal.

5. Bridege
Disaat muncul kemacetan data pada transmisi maka digunakanlah bridge sebagai alat bantu untuk membuat saluran baru agar data dapat dibagi . berbeda dengan HUB dan repeater , bridge dapat menentukan tujuan akhir dari pengiriman data karena mampu bekerja pada lapisan OSI data link.
Bridge merupakan perangkat jaringan yang lebih cerdas dari pada repeater dan hub. Kekurangan dari bridge adalah tidak bisa memblokir paket broadcast layer 2. Bridge membagi satu buah jaringan kedalam dua buah jaringan. Bridge juga dapat digunakan untuk mengkoneksi diantara network yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.

6. Kabel LAN
Kabel LAN dipakai untuk menghubungkan perangkat jaringan yang jarak jangkauannya tidak terlalu jauh. 

7. Kabel WAN
Kabel WAN dipakai untuk menghubungkan perangkat jaringan dari suatu tempat ke tempat lain.
8. Modem

Modem merupakan singkatan dari Modulator. Modem digunakan sebagai alat untuk mengubah data dari bentuk sinyal analog atau sebaliknya dari analog ke digital. Modem dihubungkan ke komputer dengan menggunakan sebuah interface. Interface modem terdiri dari beberapa bagian yaitu :
- Plugs
- Soket
- Pin
- Dan, kabel.
- See more at: http://rizkytugaskkpi.blogspot.com/2015/08/pengenalan-perangkat-jaringan-komputer.html#sthash.LY6y6fT2.dpuf
Pergertian Jaringan
Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer yang saling berhubungan satu sama lain.
Dalam perangkat – perangkat jaringan komputer kita mengenal 2 bagian, yaitu End User Devices yang adalah perangkat yang langsung bersentuhan dengan pengguna, dan Network device yaitu perangkat yang mendukung jaringan itu sendiri. Fungsi utama dari network device adalah untuk mendukung berfungsinya suatu jaringan. Sekarang ini kita akan membahas tentang Network Device.


1. Repeater


Repeater adalah suatu perangkat jaringan yang mampu mengubah sinyal yang lemah menjadi sinyal yang kuat untuk meningkatkan jangkauan jaringan. Semakin jauh jarak pemancar ( source )data dengan penerima ( receiver ), maka kekuatan sinya melemah. Maka disini kita dapat menggunakan repeater sebagai penguat sinyal. Repeater bekerja dilapisan physical pada layer OSI. Repeater biasanya digunakan pada topologi ajringan bus.

Kekurangannya adalah dapat menyebabkan wilayah tabrakan data, sehingga mengurangi performance jaringan.

2. Hub


Hub juga sama halnya dengan repeater berfungsi sebagai penguat sinyal agar sampai ke tujuan pemancar dimana saat jarak antara oemancar dan penerima berjauhan.. Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan setiap kabel-kabel network ke dalam satu workstation server atau perangkat lain. Hub memiliki banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut nomor port dari card yang dituju. Hub sering juga disebut dengan multi-port repeater, hub sering digunakan pada topologi star. Kekurangannya memperluas wilayah tabrakan sehingga menegurangi performance jaringan.

Hub mendukung half-dupleks mode dimana hanya memiliki satu domain collusion untuk semua port, artinya hanya dapat dikirim atau diterima secara bergantian.

3. Switch

Switch adalah network device yang bekerja dilapisan 2 yaitu data link. Switch memiliki jumlah port yang banyak, disebut juga multi bridge. Kelebihannya switch akan mengurangi ukuran daerah tabrakan data. Sama seperti sebuah bridge, switch dapat mengaturakhir data akan dikirimkan.

4. Router

 
 Router adalah perangkat jaringan yang mampu melewatkan satu pakey data dari satu network ke network yang lain. Router menggunakan IP address sebagai dasar keputusannya untuk melewat kan sebuah paket data.

Router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasarkan atas alamat tujuan dan alamat asal.

5. Bridege
Disaat muncul kemacetan data pada transmisi maka digunakanlah bridge sebagai alat bantu untuk membuat saluran baru agar data dapat dibagi . berbeda dengan HUB dan repeater , bridge dapat menentukan tujuan akhir dari pengiriman data karena mampu bekerja pada lapisan OSI data link.
Bridge merupakan perangkat jaringan yang lebih cerdas dari pada repeater dan hub. Kekurangan dari bridge adalah tidak bisa memblokir paket broadcast layer 2. Bridge membagi satu buah jaringan kedalam dua buah jaringan. Bridge juga dapat digunakan untuk mengkoneksi diantara network yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.

6. Kabel LAN
Kabel LAN dipakai untuk menghubungkan perangkat jaringan yang jarak jangkauannya tidak terlalu jauh. 

7. Kabel WAN
Kabel WAN dipakai untuk menghubungkan perangkat jaringan dari suatu tempat ke tempat lain.
8. Modem

Modem merupakan singkatan dari Modulator. Modem digunakan sebagai alat untuk mengubah data dari bentuk sinyal analog atau sebaliknya dari analog ke digital. Modem dihubungkan ke komputer dengan menggunakan sebuah interface. Interface modem terdiri dari beberapa bagian yaitu :
- Plugs
- Soket
- Pin
- Dan, kabel.
- See more at: http://rizkytugaskkpi.blogspot.com/2015/08/pengenalan-perangkat-jaringan-komputer.html#sthash.LY6y6fT2.dpuf
Pergertian Jaringan
Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer yang saling berhubungan satu sama lain.
Dalam perangkat – perangkat jaringan komputer kita mengenal 2 bagian, yaitu End User Devices yang adalah perangkat yang langsung bersentuhan dengan pengguna, dan Network device yaitu perangkat yang mendukung jaringan itu sendiri. Fungsi utama dari network device adalah untuk mendukung berfungsinya suatu jaringan. Sekarang ini kita akan membahas tentang Network Device.


1. Repeater


Repeater adalah suatu perangkat jaringan yang mampu mengubah sinyal yang lemah menjadi sinyal yang kuat untuk meningkatkan jangkauan jaringan. Semakin jauh jarak pemancar ( source )data dengan penerima ( receiver ), maka kekuatan sinya melemah. Maka disini kita dapat menggunakan repeater sebagai penguat sinyal. Repeater bekerja dilapisan physical pada layer OSI. Repeater biasanya digunakan pada topologi ajringan bus.

Kekurangannya adalah dapat menyebabkan wilayah tabrakan data, sehingga mengurangi performance jaringan.

2. Hub


Hub juga sama halnya dengan repeater berfungsi sebagai penguat sinyal agar sampai ke tujuan pemancar dimana saat jarak antara oemancar dan penerima berjauhan.. Hub adalah sebuah perangkat yang menyatukan setiap kabel-kabel network ke dalam satu workstation server atau perangkat lain. Hub memiliki banyak slot concentrator yang mana dapat dipasang menurut nomor port dari card yang dituju. Hub sering juga disebut dengan multi-port repeater, hub sering digunakan pada topologi star. Kekurangannya memperluas wilayah tabrakan sehingga menegurangi performance jaringan.

Hub mendukung half-dupleks mode dimana hanya memiliki satu domain collusion untuk semua port, artinya hanya dapat dikirim atau diterima secara bergantian.

3. Switch

Switch adalah network device yang bekerja dilapisan 2 yaitu data link. Switch memiliki jumlah port yang banyak, disebut juga multi bridge. Kelebihannya switch akan mengurangi ukuran daerah tabrakan data. Sama seperti sebuah bridge, switch dapat mengaturakhir data akan dikirimkan.

4. Router

 
 Router adalah perangkat jaringan yang mampu melewatkan satu pakey data dari satu network ke network yang lain. Router menggunakan IP address sebagai dasar keputusannya untuk melewat kan sebuah paket data.

Router akan mencari jalur yang terbaik untuk mengirimkan sebuah pesan yang berdasarkan atas alamat tujuan dan alamat asal.

5. Bridege
Disaat muncul kemacetan data pada transmisi maka digunakanlah bridge sebagai alat bantu untuk membuat saluran baru agar data dapat dibagi . berbeda dengan HUB dan repeater , bridge dapat menentukan tujuan akhir dari pengiriman data karena mampu bekerja pada lapisan OSI data link.
Bridge merupakan perangkat jaringan yang lebih cerdas dari pada repeater dan hub. Kekurangan dari bridge adalah tidak bisa memblokir paket broadcast layer 2. Bridge membagi satu buah jaringan kedalam dua buah jaringan. Bridge juga dapat digunakan untuk mengkoneksi diantara network yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.

6. Kabel LAN
Kabel LAN dipakai untuk menghubungkan perangkat jaringan yang jarak jangkauannya tidak terlalu jauh. 

7. Kabel WAN
Kabel WAN dipakai untuk menghubungkan perangkat jaringan dari suatu tempat ke tempat lain.
8. Modem

Modem merupakan singkatan dari Modulator. Modem digunakan sebagai alat untuk mengubah data dari bentuk sinyal analog atau sebaliknya dari analog ke digital. Modem dihubungkan ke komputer dengan menggunakan sebuah interface. Interface modem terdiri dari beberapa bagian yaitu :
- Plugs
- Soket
- Pin
- Dan, kabel.
- See more at: http://rizkytugaskkpi.blogspot.com/2015/08/pengenalan-perangkat-jaringan-komputer.html#sthash.LY6y6fT2.dpuf